'Selfie Run' Bareng OPPO, Ajang Pembuktian Lari Bisa Tetap Eksis!

2016-04-25

Peserta Oppo 'Selfie Run' ©dream.co.id/ariebudi


Kapanlagi.com - Lari sambil selfie? Belakangan ini nyaris semua orang melakukannya lalu mengunggah potret eksis mereka di media sosial. Tapi nggak semua bisa mendapatkan hasil yang bagus dan layak dipajang di medsos, dan masalahnya adalah karena kamera ponsel yang kurang oke.

Sekarang KLovers tak perlu takut hasil selfie kala lari tak layak dipajang di IG. Karena OPPO baru saja meluncurkan dua produk baru, OPPO F1 dan OPPO F1 Plus, khusus buat KLovers yang suka selfie.


Menguji kamera OPPO F1 dan OPPO F1 Plus, produsen smartphone asal Tiongkok ini menggelar 'Selfie Run". Di acara ini, KLovers ditantang untuk selfie di spot-spot tertentu yang ditunjuk oleh panitia.


"Pelari kami tantang untuk selfie di tempat yang kami tentukan, biar teman-teman tahu kualitasnya. Bagaimana respons kameranya waktu lari dan kecepatannya. Itu yang ingin kami perkenalkan di sini," ujar Ario Meidianto, Media Relations OPPO Indonesia kala ditemui di Plaza Selatan Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, (24/4).


Mengusung produk yang digadang sebagai 'selfie expert', KLovers bisa mendapatkan hasil foto yang maksimal dengan seri OPPO F1 dan OPPO F1 plus. Untuk OPPO F1 yang dibanderol dengan harga Rp 3,499 juta, KLovers sudah bisa menikmati indahnya hasil foto kamera beresolusi 8 MP. Sementara untuk seri OPPO F1 Plus yang dibanderol dengan harga Rp 5,499 juta, KLovers bisa menikmati foto cemerlang dengan kamera 16 MP.

Banyak tantangan yang diberikan oleh OPPO pada semua pelari yang ikut di acara ini. Tak hanya memberikan hadiah berdasarkan kecepatan para pelari sampai di garis finish, OPPO juga membagi banyak hadiah lain. OPPO juga memberikan hiburan kepada seluruh peserta dengan menghadirkan The Dance Company yang semuanya ganteng abis.


"Hadiahnya untuk the best timer, the best costume dan selfie. Masing-masing dapat uang dan perangkat OPPO F1," lanjut Ario.


Lebih serunya lagi, acara lari ini diikuti oleh kurang lebih 1.600 orang dari berbagai kota. Semua ditantang untuk membuktikan bahwa kala berlari pun, semua bisa tetap eksis. (kpl/phi)