Rumus Unik Si Pakar Selfie

2016-05-02

Rumus Unik Si Pakar Selfie


Jakarta, CNN Indonesia -- Biasanya smartphone itu punya ‘rumus’ begini: kamera belakang lebih tinggi resolusinya dibandingkan kamera depan. Kalau ‘rumus‘ itu dibalik, maka itulah ponsel yang bisa dijuluki ‘pakarnya’ selfie.


Adalah OPPO F1 Plus yang menempatkan dirinya di barisan unik itu. Ponsel yang masuk segmen medium-high ini mengandalkan kamera depan yang memiliki resolusi setinggi 16 Mega Pixel (MP). Sedang kamera belakangnya 13 MP. 


Resolusi sebesar itu untuk kamera depan diperkuat dengan teknologi sensor yang didesain khusus untuk mampu menyerap cahaya 400 persen lebih banyak ketimbang sensor kamera biasanya. 


Sensor ini meningkatkan sensitivitas kamera terhadap cahaya. Jadi hasil jepretan akan tetap unggul kapanpun pemotretan dilakukan. Apakah ketika berkumpul di malam hari, membelakangi matahari sore, atau memotret dalam ruangan.


Kamera depan ini memakai ukuran sensor 1/3.1 inci dengan aperture besar f/2.0. Ditambahkan pula teknologi ISOCELL yang secara efektif mengurangi interference antara piksel, sehingga foto lebih jernih dan meminimalisir noise.


Untuk membuktikan kualitas foto OPPO F1 Plus, OPPO berkolaborasi dengan komunitas Ayo Foto menggelar pameran foto selfie yang bertajuk “Senyum Untuk Indonesia” dengan mengajak masyarakat Indonesia untuk memotret selfie menggunakan kamera depan16 megapiksel ini.


Foto-foto hasil jepretan OPPO F1 Plus itu bisa disaksikan di sini: http://events.oppo.com/id/2016/f1plus/gallery.php Berikut tiga foto di antaranya:





Sedang kamera belakang memakai aperture f/2.2, lensa 5P, dan teknologi PDAF (Phase-Detection Auto-Focus), yang meningkatkan kecepatan kamera melakukan fokus secara signifikan.


Pengguna juga bisa mempercantik hasil jepretannya dengan fitur khas OPPO, yaitu Beautify 4.0 untuk menghasilkan foto yang lebih bersih, lebih cantik, serta beberapa filter yang bisa dipakai untuk menghasilkan foto selfie yang sempurna.


OPPO F1 Plus, yang mendukung dua slot SIM 4G LTE, ini sudah memakai layar Full HD 5,5 inci yang diproteksi dengan teknologi Gorilla Glass 4. Tubuhnya terbuat dari magnesium alloy unibody dengan ketipisan hanya 1,66 mm, yang diciptakan melalui 68 proses pembentukan.


Sisi kanan dan kiri membentuk garis solid, supaya mantap dalam genggaman penggunanya. Bobotnya pun hanya 145 gram. 


Operasionalnya mengandalkan sistem operasi ColorOS 3.0 berbasis Android 5.1 yang menggunakan desain UX sederhana dan intuitif. Selain akses tombol dan fungsi lebih cepat, kinerja ponsel 25 persen lebih cepat dari sebelumnya dan mampu melakukan multitasking secara optimal.


Saat standby, ColorOS 3.0 akan menghapus aplikasi yang jarang digunakan dari background. Ketika dalam kondisi aktif, ColorOS 3.0 akan fokus pada aplikasi yang dijalankan.


Alhasil, aplikasi akan berjalan lebihsmooth, perangkat keras bekerja lebih efisien dan lebih ringan sehingga tentunya lebih menghemat daya. Meskipun begitu, jika daya habis, ada teknologi VOOC Flash Charge yang ditanamkan di sini.


Fitur ini memungkinkan baterai terisi 400 persen lebih cepat, sebab ada chip MCU dengan 5 layer proteksi cerdas untuk mengendalikan arus daya besar dan tegangan rendah. Ini membuat fitur ini termasuk teknologi pengisian paling aman.


Berdasarkan catatan, baterai OPPO F1 Plus yang berkapasitas 2850 mAh ini bisa terisi 75 persen hanya dalam waktu 30 menit. Sedang dengan pengisian daya selama 5 menit, ponsel sudah bisa dipakai menelepon hingga 2 jam.


Sektor mesin dipercayakan pada prosesor octacore berkecepatan 2.0 GHz, didukung kapasitas RAM 4GB dan ROM 64GB. Pemroses grafis (GPU) dipercayakan pada MaliT-860 MP2.


Untuk kapasitas penyimpanan data, bisa ditambah kartu eksternal sampai maksimal 128GB. Ponsel dikunci dengan sensor sidik jari Touch Access, yang cepat dan akurat karena memakai bahan keramik khusus. Cukup 0,2 detik ponsel sudah tak terkunci.


Selain sensitif, software ini juga cerdas karena mampu mempelajari perilaku pengguna dalam menggunakan sidik jari. Makin sering fitur ini dipakai, makin aman ponsel dari mereka yang tak berhak. (adv/adv)