Di Balik Penggunaan Jaringan 4G yang Boros

2016-04-11


11272564G-LTE2780x390.jpg


KOMPAS.com – Teknologi 4G kini mulai banyak digunakan di Indonesia. Bagi yang baru pertama kali mencoba teknologi ini, mungkin pernah merasakan bahwa 4G lebih boros penggunaan data dibandingkan teknologi generasi sebelumnya. Apa sebabnya?

Pernyataan “kuota 4G lebih boros bila dibandingkan dengan 3G” sebenarnya hanyalah mitos. Saat menggunakan jaringan 3G atau HSDPA, kecepatan koneksi belum maksimal. Jaringan yang ada tidak terlalu stabil karena banyaknya pengguna dan alokasi frekuensi yang digunakan. Loading saat chat atau lambatnya kemunculan gambar saat membuka aplikasi adalah contohnya.

Sementara, jaringan 4G menjanjikan kecepatan yang lebih baik. Dengan teknologi generasi keempat ini, jaringan data yang digunakan lebih maksimal. Browsing lancar, streaming video tidak terputus, juga tidak ada log out tiba-tiba saat main game online. Inilah beberapa keuntungan yang bisa pengguna 4G rasakan.

Karena jaringan 4G dua kali lebih cepat daripada generasi sebelumnya, tanpa disadari pengguna semakin betah berlama-lama memanfaatkan teknologi 4G untuk mengakses internet. Melihat konten online sampai streaming video berjam-jam, akhirnya berimbas pada penggunaan kuota internet yang lebih banyak.

Cepatnya koneksi data pada teknologi 4G otomatis membuat banyak pengguna mengunduh lebih banyak aplikasi, terutama yang tidak berbayar. Namun sayangnya, aplikasi seperti ini banyak memuat konten iklan ataupun fitur online berjalan pada sistem background tanpa izin pengguna. Padahal, sebaiknya konten-konten yang berjalan di belakang sistem ini dapat dikendalikan oleh pengguna aplikasi sendiri.

Layaknya di smartphone OPPO R7, pengguna dapat mengatur aplikasi mana yang diizinkan untuk terkoneksi internet, baik pada jaringan 4G maupun WiFi. Pengguna dapat mengaturnya melalui fitur “Data Monitoring” yang bisa diakses melalui Security Center.

1130270Oppo-Data-Monitoring780x390.jpg

Oppo Data Monitoring Tampilan fitur Data Monitoring di smartphone OPPO R7.


Lewat fitur ini, pengguna bisa mengizinkan aplikasi mana yang menggunakan jaringan 4G dan WiFi, atau aplikasi yang hanya akan terkoneksi internet apabila tersedia jaringan WiFi. Dengan pengaturan ini, tentunya pengguna smartphone berjaringan 4G tidak perlu pusing kuotanya termakan habis karena konten atau iklan yang berjalan tanpa izin pada aplikasi.